If you hate me, that's your problem not me. I stay cool

Senin, 25 Maret 2013

Tidaklah Mawar Hampiri Kumbang

   Saat itu aku pindah kampus,,dan itu adalah hari pertamaku dikampus ini, Aku tak punya teman dan aku masih sendiri. Perlahan lahan banyak orang yang ramah akan kehadiranku, mereka mengajak aku berkenalan, mereka semua adalah orang baik dan juga setia kawan, beberapa saat kemudian melihatnya.. aku melihatnya sedang duduk dibawah pohon rindang.

    Aku menatapnya dan terus memperhatikannya,, dan diapun sadar kalau aku terus memandanginya,, dia berdiri dan menghampiri,, aku merasa aneh dan merasa deg degan, tapi ternyata dia hanya lewat saja,, Aku terus memandanginya,, ingin rasanya aku mengenalnya. Aku bertanya tanya pada semua kawan kawanku tapi tak ada dari teman temanku yang mengetahuinya siapakah dirinya.

    Haripun berganti, akupun membolos kelas demi mencarinya dan ingin mengenalnya, dia sosok yang misterius bagiku,, aku berjalan dan aku bertemu dengannya saat berjalan aku tak melihatnya dan diapun tak melihatku,,tak sengaja aku menabraknya dan membuat buku yang ada di tangannya jatuh kelantai.. aku membantunya merapikan bukunya yang terjatuh itu, semua sudah rapi dan tersisa satu buku miliknya ditanganku,, aku menatapnya, aku menatapnya dan aku lupa kalau aku masih memegang salah satu bukunya itu,,dia pun juga menatapku aku dan dia saling menatap mata,,, tiba tiba tangannya bergerak cepat dan mengambil bukunya yang ada pada tanganku,, aku masih menatapnya,, dia menunduk dan tersenyum.. dan lekas meninggalkanku... aku memanggilnya dan bertanya

"Siapa nama kamu?" dia berhenti berjalan dan menjawab

"Azzahra" sambil tersenyum dia menanyakan balik namaku dan akupun memberitahu namaku, diapun pergi dengan terburu,,

    Dirumah aku berfikir bahwa ini belum cukup,, aku harus mengenalnya lebih dekat,, keesokan harinya aku melihatnya lagi dan aku mengikutinya, aku mengikutinya dan dia tidak mengetahuinya, ternyata dia masuk kedalam kelas,, aku tidak tau dia akan keluar kelas jam berapa,, dan aku memutuskan untuk menunggunya, dan lagi lagi aku membolos kelas,,

    Sekitar 2 jam akhirnya dia keluar kelas,, dan aku terkejut dia keluar kelas dengan bergandeng tangan dengan seorang laki laki, dan aku berfikir itu adalah kekasihnya, aku menunduk dan berjalan, dan aku masuk kekelas saat waktu pelajaran ke2ku dimulai,, aku tak konsen memahami apa yang disampaikan dosen, aku terlalau sakit mengingat kejadian itu,

    Sudah Beberapa Minggu berlalu dan aku mengabaikannya, Dan aku melihatnya lagi,, dia sedang menangis dibawah pohon, pohon pertama kali aku melihatnya, aku menghampirinya dan duduk disebelahnya,, aku tak tau harus berkata apa.. dan saat dia sadar akan kehadiranku disebelahnya,, diapun memelukku,, aku terkejut dan akau merasa kaku,, perlahan lahan pun tanganku mulai memegang kepalanya dan mengelus rambutnya,,

akhirnyapun dia bicara,,, dia berkata bahwa dia dikhianati, dia berkata dia hanya dipermainkan,, dan aku menjawab semua curhatannya itu,,,

"Rencana Tuhan pasti akan jauh lebih baik dari apa yang kamu harapkan, kamu harus tegar,, berfikirlah untuk kedepannya,, jangan kamu pikirin masa lalu kamu terus,,,"

sekarang akupun mulai dekat dengannya,,bercanda, bernyanyi, hal hal konyol pun aku lakukan untuk membuatnya tersenyum di hari harinya, senyumnya yang sangat manis bagiku... rasaanya aku tak ingin senyum itu pudar darinya,

    Dan Kini tiba saatnya, aku merasa aku harus mengungkapkan perasaaanku padanya.. Aku mengajak kesebuah taman, dan saat ditaman aku duduk berdua dengannya ,aku berkata

"Aku ingin jujur" dia menatapku dan menunduk tersenyum dia bilang

"Jujur apa?" aku meremas tanganku sendiri dan lalu memegang tangannya,,,

"Aku mau jadi yang terakhir buat kamu" dia tersenyum dan langsung memelukku dan dia menjawab

"Peluk ini adalah jawaban aku" akupun dibuatnya tersenyum dengan itu,,, akupun juga mengelus rambutnya,,

dan inilah, akhirnya aku memilikinya.

    Selang waktu berjalan,, sudah 3 bulan aku jalani kisah cinta ini dengannya, aku senang selalu bisa tertawa bersama dengannya hampir disetiap harinya,, sampai akhirnya dia berkata

"kalau kita udahan aja gimana?" aku terkejut saat dia berkata seperti itu,, dan aku pun kembali bertanya.

"ada apa? kenapa kamu nanya kaya gitu?" dia menunduk dan meremas jarinya sendiri dan menjawab,,

"aku harus pergi,,, pergi jauh dan aku ga akan kembali,," aku terdiam sejenak dan aku mengatakan

"apa harus kaya gitu?? aku mau nunggu kamu, apapun yang terjadi aku mau nungguin kamu"

"aku mau pindah kuliah ke Singapore,," aku berfikir dan bertanya pada diriku sendiri, apa aku bisa ikut dengannya, aku terlahir dari keluarga yang selalu berkecukupan.. apa mungkin. Azzahra pun berdiri dan berkata

"Pesawat aku akan berangkat jam3 sore ini,,," aku sempat kesal.. aku berkata padanya

"kenapa begitu mendadak! kamu ga bilang dari hari hari sebelumnya??" Azzahra menangis,,

"Aku sayang sama kamu dan aku gak mau kamu kepikiran,," Azzahra memelukku tubuhku sambil menangis,,

"Maafin aku,, mungkin kita memang ga jodoh," mataku pun mulai berkaca

"Apa gabisa dibatalin??" Azzahra menggelengkan kepalanya

"Ngga, ga bisa,, Ibu aku sakit,, dan gada yang ngurus dia sekarang, sekarang dia disana sendirian, aku harus kesana,,, aku harap kamu ngerti,, Maaf aku harus ke Bandara sekarang,," diapun melangkah pergi..dan aku berteriak meneteskan air mata

"AZZAHRA!!! aku akan nunggu kamu!!! bahkan aku akan lakuin sesuatu yang ga kamu duga!!

Azzahra berhenti sejenak dan menengok kearahku dia menangis dan berlari pergi,, akupun menangis.. aku berlari kerumah, aku mengambil sepeda dan menggoesnya kebandara tersebut,


    Aku sampai dibandara,, aku melihatnya sedang naik tangga,, aku berlari dan berlari, aku berhenti dan melihatnya,,, pesawat itu terbang.. terbang tinggi,, aku terbungkuk dan memukul aspal dengan tanganku, darah keluar dari tanganku, dan akupun pulang, waktu berlalu dan hari ini adalah hari aku menjadi seorang sarjana,, banyak yang memberikan selamat padaku,, tapi aku merasa kurang,, aku benar benar merindukan Azzahra,, setelah lulus aku hanya tiduran dikamar,, ibuku selalu berkata padaku

"jangan diam aja,, kamu cari kerjaan nak,," dan aku hanya menjawab iya iya dan iya,, aku mulai berjalan keluar rumah tidak sengaja aku melewati tumpukan buku" bekas seperti majalah, komik dan novel ataupun buku lainya,, entah kenapa aku ingin sekali membeli salah satu novel tersebut,,


    Setelah aku membeli novel tersebut aku lekas membacanya,, membacanya seharian dirumah...dan dihalaman paling belakang aku melihat tulisan spidol merah yang bertuliskan "menulislah untuk orang yang kamu sayang" Aku tersenyum melihat tulisan itu, aku merasa ini petunjuk,, akupun mulai menulis ya aku menuliskan sebuah kisah tentangku yang aku alami dengan Azzahra,,


    Aku menulis... persis sekali dengan yang aku alami hanya saja aku menumpahkan khayalanku di bagian akhir,, dan aku menganggap bagian akhir tersebut adalah doaku, , aku selesai dalam waktu 2 bulan lebih.. Aku bingung harus memberi judul apa dalam tulisanku itu, aku pergi keluar rumah aku berjalan ditaman,, banyak anak anak yang bermain tertawa berssenang senang, aku juga melihat ada orang pacaran dan itu membuatku semakin merindukan Azzahra,, aku melhat tanaman bunga dan menghampirinya, aku memetiknya,, dan akupun melihat seekor kumbang,, aku melihat kumbang terbang menuju bunga yang aku pegang,, aku terus menatapnya,, dan aku pulang membawa bunga yg ada kumbangnya itu kerumahku, dan aku memberikan judul pada tulisanku itu,,, "Tidaklah Mawar Hampiri Kumbang". aku mencantumkan email dan twitterku di halaman akhir,


    Keesokan harinya aku mendatangi tempat penerbit buku,, aku menawarkan tulisanku yang sudah aku print.. beberapa tempat aku datangi,,, mereka memiliki bermacam macam reaksi,, dari yang tidak ingin tau, tidak mau melihat dengan alasan sibuk, bahkan ada yang tidak peduli dan mengusirku. Aku tidak menyerah,, aku terus mencari dan berharap ada yang peduli,, hari terus berganti,, aku tak tau lagi harus kmana, aku duduk disebuah taman aku meletakan tasku, aku mengeluarkan dompetku dan mengambil foto Azzahra yang ada didompetku, lagi lagi aku menangis...


    Aku bertanya tanya,,, apa mungkin kita akan bertemu lagi, apa bisa aku menggenggam tangannya lagi, aku pergi dan melupakan tas ku, sesampai dirumah aku tidur dan tidak ingin tau apa apa,,, dan seorang pemilik perusahaan penerbit buku menemukan tas ku dia membuka tasku dia membaca tulisanku itu,, dan dia membawa tulisanku itu,, keesokan harinya aku mengingat tasku tertinggal, aku berlari ketaman dan aku merasa sial karena tasku sudah tidak ada,, aku merasa sial karena aku menulis tulisanku itu diwarnet,, dan aku hanya menyimpannya flashdisk dan flashdiskku pun ada di tas itu,,, aku merasa nyesek! tak tau harus apa lagi,, beberapa hari kemudian aku berkunjung ketoko buku dan aku melihatnya,,, aku melihat buku dengan novel dengan gambar depan bunga yang dihinggapi kumbang. Aku mengambilnya dan melihat judul tersebut "Tidaklah Mawar Hampiri Kumbang" dan aku melihat dibelakang buku itu nama twitterku. Aku kaget aku sangat kaget dan aku melihat dan membaca nama penerbitnya.


    Aku langsung berlari dan bertanya tanya dimana tempat perusahaan tempat penerbit bukuku ini. Dan akhirnya aku pergi kewarnet dan melihat twitterku,, aku mendapat banyak follower dan mention.. aku merasa bahagia , ternyata banyak sekali yang menyukai tulisan itu.. aku senang dan aku membuka emailku, dan ya, ada satu email masuk yaitu pemilik perusahaan tersebut, dia mengundangku, dia memberikan alamatnya. aku berlari pulang,, aku pamitan dengan ibuku,, dengan sepeda aku bergerak secepat mungkin,, aku memotong jalan.. dan ada pengendara motor yang hampir menabrakku dan dia berteriak "BEGO!!!", aku tak peduli,, aku terus berjalan. dan saat aku sampai, aku meninngalkan sepedaku tanpa menguncinya. aku masuk dan aku bilang apa seorang bapak bapak diyang berdiri didepan lift,

"Saya adalah..." aku menyebut namaku. bapak itu tersenyum tertawa dan berkata

"Saya pikir kamu tidak akan pernah datang" aku tersenyum dia mengajakku keatas dan masuk kedalam ruangannya.


    Aku berbincang banyak hal,, dan dia menunjukan website, website yang menginformasikan bahwa bukuku disukai banyak orang dan aku tak menyangka karena buku itu sangat laris,, buku itupun di terjemahkan dan tersebar sampai ke Singapore,,, ya negara Azzahra tinggal saat ini, Bapak itu bilang padaku..

"Berapa uang yang kamu inginkan???" aku menjawab..

"Saya ingin Bertemu orang yang saya cintai," bapak itu bertanya

"Memang siapa dia dan dimana?'" tanpa basa basi aku menjawab

"Azzahra , Singapore" aku meneteska air mata, dan tersenyum saat bapak itu menganggukan kepalanya dan berkata

"Saya akan mengongkoskan dan menemani kamu ke Singapore" aku menangis dan mencium tangannya aku sangat berterima kasih pada bapak itu,,, dia bilang minggu ini akan berangkat, Aku pulang kerumah dan aku bercerita pada ibuku,, ibuku terlihat senang,, ibuku terlihat bangga, aku mengajak ibuku juga untuk pergi bersamaku menemui Azzahra,


    Saat harinya tiba, aku dan ibuku berangkat ke bandara dengan mobil bersama dengan bapak itu dan istrinya,aku mengenalkan ibuku dengan mereka,, di mobil ibuku dan istri bapak tersebut banyak berbincang dan mereka terlihat akrab, tiba dibandara saat aku dan semuanya ingin menaiki eskalator aku mendengar suara yang aku kenal, yang lama tak ku dengar,, pelan pelan aku menengok kebelakang, dan aku melihatnya  sekitar 7meter sedang mendorong ibunya yang duduk dikursi roda, dia memegang buku karya tulisanku dia, dia menunjukan buku itu kepadaku, dia menangis air mata deras mengalir,, ibunya tersenyum melihatku pelan pelan dia melangkah kearahku tapi aku tak sabar, dan aku berlari menghampirinya, aku memeluknya,, aku memeluknya erat seakan takut kehilangan dan takut jauh darinya, aku bilang padanya..

"Aku cinta kamu dan jangan jauh lagi dari aku" aku tak sadar banyak orang dibandara yang mengelilingiku dan Azzahra, mereka semua tersenyum dan bertepuk tangan, Aku sangat bahagia,, begitupun dia.


    Aku berdoa ingin dipertemukanya di Singapore, tapi Tuhan memberikannya yang lebih dari yang ku harapkan, aku bertemu dibandara ditengah keramaian, menurutku itu sungguh indah, banyak yang menyaksikan kejadian itu aku Bahagia,,, dan Akhirnya aku tidak jadi menyusulnya ke Singapore,, dan aku menikahinya,,, Gadis Pujaanku..

Sekian dan Terimakasih...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar