“Bego ya?? Padahal mereka punya keledai tapi ga naikin,
dasar udah tua” kedua lelaki itu tertawa bersama, dan si nenek berkata pada si
kakek
“kek dengar gak mereka ngejek kita” si kakek berkata
“Biarin aja ntar juga kualat” si nenek dengan tidak senang
menjawab
“Amin kek Amiin...” mereka berdua melanjutkan perjalanan,
Setelah selesai dari kebun kakek dan nenek itu pulang kerumah sampai dirumah si
nenek masih mengeluh karena kejadian pagi tadi, dan si kakek berusaha
memadamkan si nenek yang terus terus mengoceh. Keesokan paginya si kakek
memberikan saran pada nenek untuk manaiki keledai tersebut sampai kekebun agar
tidak diejek oleh kedua lelaki yang kemarin. Si nenek akhirnya nurut dan naik
keledainya, di tengah perjalanan ada dua lelaki yang berbeda dengan lelaki yang
kemarin, kedua lelaki itu melihat nenek yang menaiki keledai tersebut dan kakek
yang sedang berjalan disampingnya, lelaki itu berbisik pada kawannya
“Eh liat tuh, gw yakin suaminya takut sama istrinya,
buktinya aja yang naik keledai istrinya bukan suaminya” kedua lelaki itu
tertawa histeris, si kakek mendengar percakapan mereka dan menahan emosinya dan
melanjut kekebun, dikebun si kakek bercerita pada temannya kalau di perjalanan
tadi dia diejek oleh dua anak muda.
“tadi ada dua Anak muda kurang ajar saya dibilang takut sama
istri saya” temannya menjawab
“yasudah biarkan saja orang seperti itu tidak usah
dipikirkan” dengan emosi si kakek
berkata
“Saya sumpahin kelaminnye ilang” temannya terdiam tersenyum
mendengar ucapan si kakek,
Saat pulang kerumah sikakek kembali mengeluh begitu juga si
nenek, dan si kakek berkata
“Besok kalo kakek ketemu tuh orang lagi, bakal kakek omelin, kakek ga terima sama ucapan mereka tadi pagi” si nenek menjawab
“Besok kalo kakek ketemu tuh orang lagi, bakal kakek omelin, kakek ga terima sama ucapan mereka tadi pagi” si nenek menjawab
“marahin aja kek biar ga
ngelunjak” mereka berdua tidur dan tiba keesokan paginya si kakek mengeluh
pinggangnya sakit, dan akhirnya berangkat dengan keledai tersebut dengan kakek
yang menaiki keledai tersebut dan si nenek yang berjalan, dan mereka bertemu
dengan kedua laki laki yang mengejeknya dua hari yang lalu. Mereka melihat
kakek dan nenek itu dan saat si nenek dan kakek sudah agak jauh, salah satu
dari mereka berbicara dengan sengaja suaranya dikeraskan,
“GAK SAYANG ISTRI!!!” lalu mereka
tertawa, si kakek dan si nenek tersebut menghadap kearah laki laki itu yang
sedang tertawa, lalu kedua laki laki itu berlari sambil tertawa. Kakek dan
nenek itu kesal tapi mau bagaimana lagi, mereka sudah terlalu tua untuk bermain
kejar kejaran dengan Kedua laki laki tidak sopan itu. Sesampai dikebun Kakek
dan Nenek itu berdiskusi sampai akhirnya mereka sepakat untuk esok hari manaiki
keledai itu bersama sama.
Keesokan paginya mereka berangkat
lebih pagi karena tidak ingin diejek oleh anak anak muda tersebut, mereka
berjalan tidak menaiki keledai tersebut,sampai di tengah perjalanan kakek itu
mengintip dan ternyata ada kedua lelaki yang berbeda dari hari hari yang lalu,
namun sebelum melanjut perjalanan si kakek dan si nenek berdiskusi agar tidak
diejek bagaimana caranya, walaupun mereka bukan dua lelaki yang kemarin mereka
tetap takut, dan tidak mau diejek dan juga mereka tidak mau emosi dan akhirnya
mereka berdua menaiki keledai itu bersama.
Kedua lelaki itu melihat dengan
wajah yang kaget, dan menatap keledai dan kakek nenek tersebut, kakek nenek itu
belum jauh dari tempat kedua lelaki itu, lalu lelaki itu berkata, kakek dan
nenek itu terkejut mendengar perkataan
mereka.
“Mati dah tuh keledai”
Whatever we say, whatever we do,
People will always find something to say......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar